TRANSLATOR

Selasa, 28 Agustus 2012

Sinopsis Geguritan Sang Cangak

Diceritakan seekor burung yang sangat licik dan sangat pandai membuat akal, yang bernama Sang Cangak. Pada suatu hari, dia menyamar sebagai pendeta memakai pakaian serba putih.



Dia berpura-pura baik dan tidak akan memangsa ikan lagi. Para ikan merasa curiga dan bertanya kepada Sang Cangak. Mulailah Sang Cangak membuat cerita bohong, hingga para ikan percaya kepadanya. Kemudian Sang Cangak berbohong lagi, bahwa akan ada nelayan yang akan menangkapi mereka dan merusak telaga. Para ikan merasa takut dan meminta saran dan pertolongan pada Sang Cangak. Sambil berpura-pura berpikir, Sang Cangak menawarkan untuk memindahkan semua ikan ke sebuah telaga tersembunyi dan para ikan menyetujuinya. Dalam suasana kegembiraan Sang Cangak, ada seekor kepiting yang bernama Sang Yuyu merasa curiga dan tidak percaya kepada Sang Cangak yang tiba-tiba baik. Sang Cangak dianggapnya seperti buaya yang berpura-pura tidur untuk mencari mangsa. Sang Yuyu yang hanya sendiri memiliki pendapat berbeda tersebut, hanya diam dan mencari bukti kebenaran pendapatnya itu, sebelum menuduh Sang Cangak. Pada suatu hari, diterbangkanlah satu per satu ikan dari telaga tersebut. Sang Cangak gembira sekali, karena akan makan kenyang setiap hari. Di atas batu yang datar, ia memakan semua ikan yang dibawanya. Lama-kelamaan ikan di telaga itu habis, yang tersisa hanya Sang Yuyu. Ia ingin cepat-cepat dipindahkan ke tempat yang baru. Hati-hati sekali Sang Cangak menerbangkannya, lehernya dipegang dengan capit. Sampailah di tempat yang dituju, Sang Yuyu melihat tulang putih bertumpuk dan merasa sudah mendapatkan bukti atas kelicikan Sang Cangak. Hatinya panas, ia memaki dengan kasar dan mencekik leher Sang Cangak dengan keras. Sang Cangak yang merasa kesakitan, memohon ampun kepada Sang Yuyu dan berjanji akan menjadi hamba sahaya kepada Sang Yuyu sampai ke anak-cucunya. Sang Yuyu meminta dibawa kembali ketempat yang lama, namun sudah sampai di sana, emosi Sang Yuyu tidak tertahankan dan dicapitlah leher Sang Cangak hingga putus, dan Sang Cangak tewas seketika.


Setelah Sang Cangak mati, atmanya menuju akhirat. Tidak ada sanak saudara yang mengantar, hanya karmanya yang menemani. Atma ikan dan udang sangat senang menyambutnya, dengan nada sumbang yang penuh ejekan. Sang Cangak sangat malu dengan dirinya, atas perbuatannya kepada mereka dahulu. Para ikan hendak membalas perlakuan Sang Cangak terhadap mereka, agar mendapat balasan yang setimpal. Sang Cangak merasa dipojokkan. Lalu ia berkata bahwa ia telah menebus dosanya semasih hidup dengan nyawa. Sekarang ia meminta tolong kepada mereka untuk mencarikan tempat yang baik untuknya. Para ikan menyanggupi mengantar Sang Cangak. Mereka kemudian mengantarnya ke Tegal Penangsaran, tempat para atma disiksa. Dia merasa takut dan merasa dibohongi oleh para ikan. Kemudian Sang Cangak dihadapkan kepada Sang Hyang Jogor Manik untuk menerima hukuman dari perbuatan yang pernah ia lakukan semasih hidup. Ia dihukum lalu dibuang ke neraka dan menjadi dasar kawah.

Senin, 27 Agustus 2012

Rangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan


Peringatan Hari Galungan sebenarnya sudah dimulai beberapa hari sebelum Galungan dan berakhir beberapa hari setelah Kuningan.


Galungan minus 6, hari Kamis (Wrespati) Wage wuku Sungsang, disebut Sugimanek (Sugihan) Jawa , adalah hari kedatangan para Dewa ke Bumi. Pada hari ini umat melakukan upacara ditujukan kepada para Dewa dan luluhur.


Galungan minus 5, hari Jumat (Sukra) Keliwon Sungsang, disebut Sugimanek (Sugihan) Bali , adalah hari untuk membersihkan diri. Umumnya umat melakukan upacara di pura (matirtha yatra), berdoa dan lebih menghayati ajaran dalam Kitab Suci Weda.


Galungan minus 3, hari Minggu (Redite) Pahing Dungulan adalah hari dimana umat disarankan untuk melakukan semedi untuk menenangkan diri. Pada 3 hari sejak hari Minggu akan datang 3 macam Bhuta yang akan menggoda pikiran kita yaitu Bhuta Galungan, Bhuta Dungulan, dan Bhuta Amangkurat. Pada hari Minggu atau Senin ini, umat mulai membuat kue atau tape untuk Galungan.


Galungan minus 1, hari Selasa (Anggara) Wage Dungulan disebut Penampahan , biasanya umat melakukan pemotongan hewan untuk keperluan upacara. Juga melakukan caru/segehan di halaman rumah ditujukan kepada Sang Bhuta Galungan.


Galungan, hari Rabu (Budha) Keliwon Dungulan adalah hari kemenangan atas ujian mental selama 3 hari dari Sang Bhuta Galungan sekaligus simbol kemenangan Dharma melawan Adharma. Persembahan ditujukan kepada Tuhan dan leluhur yang turun ke dunia.


Galungan plus 1, hari Kamis (Wrespathi) disebut Umanis Galungan , adalah hari dimana umat bisa menikmati hari kemenangan. Umumnya orang melakukan rekreasi ke tempat-tempat wisata.


Galungan plus 5, hari Senin (Soma) Keliwon Kuningan, disebut Pamacekan Agung , adalah hari untuk berdoa untuk tujuan yang mulia dan kebersihan hati. Pemacekan berasal dari kata ‘pacek’ yang berarti di tengah (5 hari setelah Galungan dan 5 hari sebelum Kuningan).


Galungan plus 10, hari Sabtu (Saniscara) Keliwon Kuningan, disebut Tumpek Kuningan, hari datangnya para Dewa dan luluhur ke dunia, namun hanya sampai pukul 12 siang. Itulah sebabnya umat melakukan upacara sebelum tengah hari berlalu.


Galungan plus 35, hari Rabu (Buda) Keliwon Pahang, disebut Pegat Wakan, adalah hari terakhir dari rangkaian meditasi selama 42 hari sejak Sugimanek Jawa.

Cerita Mayadenawa Latar Belakang Rahinan Galungan

Bagi masyarakat Bali, Hari Galungan punya cerita sendiri. Jaman dahulu tersebutlah seorang Raja keturunan Raksasa yang sangat sakti dan berkuasa bernama Mayadanawa. Dengan kesaktiannya, Mayadenawa mampu berubah wujud menjadi apa saja.


Mayadenawa menguasai daerah yang luas meliputi Makasar, Sumbawa, Bugis, Lombok dan Blambangan. Raja ini terkenal kejam dan tidak mengijinkan rakyatnya untuk memuja dewa serta menghancurkan semua pura yang ada. Rakyat tidak berani melawan karena kesaktian Mayadenawa.


Lalu tersebut pula seorang pendeta bernama Mpu Kulputih. Beliau yang sedih melihat melihat kondisi rakyat akhirnya melakukan semedi di Pura Besakih memohon petujuk para Dewa untuk mengatasi Mayadenawa. Dewa Mahadewa kemudian memerintahkan beliau pergi menuju Jambu Dwipa (India) untuk meminta bantuan.


Singkat cerita, bantuan pasukan datang dari India dan kahyangan untuk memerangi Mayadenawa. Pasukan sayap kanan dipimpin oleh Citrasena dan Citrangada. Pasukan sayap kiri dipimpin oleh Sangjayantaka. Sedangkan pasukan induk dipimpin langsung oleh Bhatara Indra. Pasukan cadangan dipimpin oleh Gandarwa untuk menyelidiki keadaan keraton Mayadanawa, dengan mengirim Bhagawan Naradha.


Namun Mayadenawa sudah mengetahui kedatangan pasukan ini berkat banyaknya mata-mata. Perang dashyat pun terjadi dengan korban berjatuhan di kedua belah pihak.


Akhirnya pasukan Mayadenawa kocar-kacir dan melarikan diri meninggalkan sang. Namun Mayadenawa belum mau menyerah begitu saja. Pada malam hari di saat jeda perang, Mayadenawa diam-diam menyusup ke tempat pasukan kahyangan dan memberi racun pada sumber air mereka. Agar tidak ketahuan, Mayadenawa berjalan hanya dengan menggunakan sisi kakinya. Tempat inilah yang kemudian dikenal dengan Tampak Siring.


Pagi harinya, pasukan kahyangan meminum air dan keracunan. Dewa Indra tahu racun berasal dari sumber air, sehingga beliau menciptakan mata air baru yang sekarang dikenal dengan Tirta Empul. Berkat Tirta empul, semua pasukan yang keracunan bisa pulih kembali. Sungai yang terbentuk dari Tirta Empul kemudian dikenal dengan namaTukad Pakerisan.


Dewa Indra mengejar Mayadenawa yang melarikan diri dengan pembantunya. Dalam pelarian, Mayadanawa sempat mengubah dirinya menjadi Buah Timbul sehingga daerah itu dinamakan Desa Timbul , kemudian menjadi Busung (janur) sehingga daerah itu dinamakan Desa Blusung , menjadi Susuh sehingga daerah itu dinamakan Desa Panyusuhan , kemudian menjadi Bidadari sehingga daerah itu dinamakan Desa Kadewatan dan menjadi Batu Paras (batu padas) bersama patihnya Si Kala Wong.


Namun Dewa Indra terlalu sakti untuk dikelabui sehingga selalu mengetahui keberadaan Mayadenawa walaupun sudah berubah wujud berkali-kali. Sampai akhirnya Dewa Indra mampu membunuh Mayadenawa. Darah Mayadenawa mengalir dan menjadi sungai yang dikenal dengan Tukad Petanu.
Sungai ini konon telah dikutuk. Bila airnya digunakan untuk mengairi sawah, padi akan tumbuh lebih cepat namun darah akan keluar di saat panendan mengeluarkan bau. Kutukan akan berakhir setelah 1000 tahun.


Kemenangan Dewa Indra atas Mayadenawa kemudian menjadi simbol kemenangan kebaikan (Dharma) melawan kejahatan (Adharma) yang diperingati sebagai Hari Galungan.


Lontar Jaya Kasunu menceritakan bahwa pada saat akan naik tahta, Sri Jaya Kasunu melihat rakyat Bali diserang penyakit hebat dan raja-raja yang memerintah sebelum beliau selalu berumur pendek. Beliau melakukan yoga samadhi dan mendapat petunjuk Tuhan yang berwujud Bhatara Durgha, bahwa masyarakat sebelumnya telah melupakan Hari Raya Galungan. Juga agar setiap keluarga memasang Penjor pada Hari Raya Galungan. Penjor adalah simbol dari Gunung sekaligus simbol dari keberadaan para Dewa. Penjor berbentuk seperti umbul-umbul dengan bahan tiang dari bambu dan hiasan utama janur, padi, kelapa, buah serta hasil-hasil bumi lainnya. Ini sebagai simbol bahwa semua hasil bumi yang kita nikmati berasal dari Tuhan. Penjor biasanya dibuat sehari sebelum Galungan.

Satua Bali - I Sugih Teken I Tiwas


Ada tuturan satua I Sugih teken I Tiwas . I Sugih ia sugih pesan, nanging demit. Tur ia iri ati, jail teken anak lacur. Liu anake tusing demen teken I Sugih.
I Tiwas buka adane tiwas pesan, nanging melah solahne, tusing taen jail teken timpal. Sai-sai I Tiwas ka alase ngalih saang lakar adepa ka peken.


Nuju dina anu I Tiwas ke umah I Sugihe ngidih api. Ditu ngomong I Sugih, “Ih Tiwas, alihin ja icang kutu! Yan sube telah nyanan upahine baas.” I Tiwas ngalihin kutun I Sugihe, sube tengai mare suud. I Tiwas upahine baas acrongcong. Ia ngencolang mulih, lantas baase ento jakana.


I Sugih jumahne masiksikan, maan kutu aukud. Ngenggalang ia kumah I Tiwase, laut ngomong kene, “Ih Tiwas, ene icang maan kutu aukud. Jani mai ulihang baas icange I tuni.” Mesaut I Tiwas, “ Yeh, baase I tuni suba jakan tiang.” Masaut I Sugih, “Nah, ento suba aba mai anggon pasilih!”
Nasine ane sube ngantiang lebeng ento juange. Kayang kuskusane abana baan I Sugih. Nyananne buin teka I Sugih laut ngomong, “Ih Tiwas, I tuni bena nyilih api teken saang. Api teken saang icange ento patut manakan. Jani mai aba panak apine teken saang icange ento!”
Ditu lantas apin I Tiwase juanga baan I Sugih. Tekaning saangne apesel gede masih juanga, I Tiwas bengong ngenehang lacurne buka keto.


Maninne I Tiwas tundene nebuk padi baan I Sugih. Lakar upahine baas duang crongcong. I Tiwas nyak nebuk kanti sanja mara pragat. Upahina ia baas, laut encol mulih lakar nyakan. I Sugih jumahne nyeksek baasne, maan latah dadua. Ditu encol ia kumah I Tiwase. Suba teked laut ngomong, “Ih Tiwas, ene baase enu misi latah dadua. Jani ulihang baas icange. Yan suba majakan, ento aba mai!” Suud ia ngomong keto, lantas jakanan I Tiwase juanga. Kayang payukne masih juanga baan I Sugih.


Sedek dina anu I Tiwas luas ka alase, krasak krosok ngalih saang. Saget teka sang kidang tur ngomong, “Ih Tiwas, apa kaalih ditu?” Masaut I Tiwas tur nasarin pesan, “Tiang ngalih saang teken paku.” “Lakar anggon apa ngalih paku?” Masaut I Tiwas, “Lakar anggon tiang jukut.” “Ih Tiwas, lamun nyai nyak nyeluk jit nirane, ditu ada pabaang nira teken nyai!”
Ditu lantas seluka jit kidange. Mara kedenga, bek limane misi mas teken selaka. Suud keto sang kidang ilang. I Tiwas kendel pesan lantas mulih. Teked jumah ia luas ka pande. Nunden ngae gelang, bungkung teken kalung. I Tiwas jani sugih liu ngelah mas slake. Mekejang pianakne nganggo bungah, megelang, mabungkung, makalung mas. Lantas ia pesu mablanja.
Ditu tepukina I Tiwas teken I Sugih. Ia jengis delak-delik ngiwasin pianakne I Tiwas. Maninne I Sugih ka umahne I Tiwas matakon, “Ih Tiwas, dije nyai maan slake liu?” Masaut I Tiwas, “Kene mbok, ibi tiang ka alase ngalih lakar jukut. Saget ada kidang, nunden nyeluk jitne. Lantas seluk tiang, ditu maan mas teken slake.” Mara keto I Sugih ngencolang mulih.


Maninne I Sugih ngemalunin luas ka alase. I sugih nyaru-nyaru buka anake tiwas. Ditu ia krasak-krosok ngalih saang teken paku. Saget teka sang kidang, tur matakon, “Nyen ento krasak-krosok?” Masaut I Sugih sambilanga maakin sang kidang, “Tiang I Tiwas, uli puan tiang tuara nyakan.” I Sugih klebet-klebet bayune kendel pesan. Mesaut sang kidang, “Ih Tiwas, mai dini selukjit nirane!” Mara keto lantas seluka jit kidange ento.
Mara macelep limanne, lantas kijem jit kidange. I Sugih paida abana ka dui-duine. I Sugih ngeling aduh-aduh katulung-tulung. “Nunas ica, nunas ica, lebang tiang! Tiang kapok, tiang kapok!”
Di pangkunge I Sugih mara lebanga. Ia pepetengan, awakne matatu babak belur. Di subanne inget, ia magaang mulih. Teked jumahne lantas ia gelem makelo. Keto upah anake loba tur iri ati.


PUPUT.

Minggu, 26 Agustus 2012

Lagu - Lagu The Beatles


THE BEATLES - PLEASE PLEASE ME

Spoiler for TRACKLIST:
1. Taste Of Honey
2. I Saw Her Standing There
3. Misery
4. Anna (Go To Him)
5. Chains
6. Boys
7. Ask Me Why
8. Please Please Me
9. Love Me Do
10. I Love You
11. Baby It's You
12. Do You Want To Know A Secret
13. There's A Place
14. Twist And Shout


THE BEATLES - WITH THE BEATLES

Spoiler for TRACKLIST:
1. It Won't Be Long
2. All I've Got To Do
3. All My Loving
4. Don't Bother Me
5. Little Child
6. Till There Was You
7. Please Mr Postman
8. Roll Over Beethoven
9. Hold Me Tight
10. You've Really Got A Hold On Me
11. I Wanna Be Your Man
12. Devil In Her Heart
13. Not A Second Time
14. Money


THE BEATLES - A HARD DAY'S NIGHT

Spoiler for TRACKLIST:
1. I Should Have Known Better
2. If I Fell
3. I'm Happy Just To Dance With You
4. And I Love Her
5. Tell Me Why
6. Can't Buy Me Love
7. Hard Day's Night
8. Anytime At All
9. I'll Cry Instead
10. Things We Said Today
11. When I Get Home
12. You Can't Do That
13. I'll Be Back


THE BEATLES - FOR SALE

Spoiler for TRACKLIST:
1. No Reply
2. I'm A Loser
3. Baby's In Black
4. Rock 'n' Roll Music
5. I'll Follow The Sun
6. Mr Moonlight
7. Kansas City
8. Eight Days A Week
9. Words Of Love
10. Honey Don't
11. Don't Want To Spoil The Party
12. What You're Doing
13. Everybody's Tryin' To Be My Baby


THE BEATLES - HELP!

Spoiler for TRACKLIST:
1. Help
2. Night Before
3. You've Got To Hide Your Love Away
4. I Need You
5. Another Girl
6. You're Going To Lose That Girl
7. Ticket To Ride
8. Act Naturally
9. It's Only Love
10. You Like Me Too Much
11. Tell Me What You See
12. I've Just Seen A Face
13. Yesterday
14. Dizzy Miss Lizzy


THE BEATLES - RUBBER SOUL

Spoiler for TRACKLIST:
1. Drive My Car
2. Norwegian Wood (This Bird Has Flown)
3. You Won't See Me
4. Nowhere Man
5. Think For Yourself
6. Word
7. Michelle
8. What Goes On
9. Girl
10. I'm Looking Through You
11. In My Life
12. Wait
13. If I Needed Someone
14. Run For Your Life


THE BEATLES - REVOLVER

Spoiler for TRACKLIST:
1. Taxman
2. Eleanor Rigby
3. I'm only sleeping
4. Love you to
5. Here there and everywhere
6. Yellow submarine
7. She said she said
8. Good day sunshine
9. And your bird can sing
10. For no one
11. Dr Robert
12. I want to tell you
13. Got to get you into my life
14. Tomorrow never knows


THE BEATLES - SGT.PEPPER'S LONELY HEARTS CLUB BAND


Spoiler for TRACKLIST:
1. Sergeant Pepper's Lonely Hearts Club Band
2. With A Little Help From My Friends
3. Lucy In The Sky With Diamonds
4. Getting Better
5. Fixing A Hole
6. She's Leaving Home
7. Being For The Benefit Of Mr Kite
8. Within You Without You
9. When I'm Sixty Four
10. Lovely Rita
11. Good Morning Good Morning
12. Day In The Life


THE BEATLES - MAGICAL MYSTERY TOUR

Spoiler for TRACKLIST:
1. Magical Mystery Tour
2. Fool On The Hill
3. Flying
4. Blue Jay Way
5. Your Mother Should Know
6. I Am The Walrus
7. Hello Goodbye
8. Strawberry Fields Forever
9. Penny Lane
10. Baby You're A Rich Man
11. All You Need Is Love


THE BEATLES - THE BEATLES (A.K.A. WHITE ALBUM)

Spoiler for TRACKLIST:
Disc: 1
1. Back In The U.S.S.R.
2. Dear Prudence
3. Glass Onion
4. Ob-La-Di, Ob-La-Da
5. Wild Honey Pie
6. The Continuing Story Of Bungalow Bill
7. While My Guitar Gently Weeps
8. Happiness Is A Warm Gun
9. Martha My Dear
10. Im So Tired
11. Blackbird
12. Piggies
13. Rocky Raccoon
14. Don't Pass Me By
15. Why Don't We Do It In The Road
16. I Will
17. Julia

Disc: 2
1. Birthday
2. Yer Blues
3. Mother Nature's Son
4. Everybody's Got Something To Hide Except Me & My Monkey
5. Sexy Sadie
6. Helter Skelter
7. Long Long Long
8. Revolution 1
9. Honey Pie
10. Savoy Truffle
11. Cry Baby Cry
12. Revolution 9
13. Good Night


THE BEATLES - YELLOW SUBMARINE

Spoiler for TRACKLIST:
1. Yellow Submarine
2. Only A Northern Song
3. All You Need Is Love
4. Hey Bulldog
5. It's All Too Much
6. All Together Now
7. Pepperland
8. Sea Of Time
9. Sea Of Holes
10. Sea Of Monsters
11. March Of The Meanies
12. Pepperland Laid To Waste
13. Yellow Submarine In Pepperland


THE BEATLES - ABBEY ROAD

Spoiler for TRACKLIST:
1. Come Together
2. Something
3. Maxwell's Silver Hammer
4. Oh Darling
5. Octopus's Garden
6. I Want You (She's So Heavy)
7. Here Comes The Sun
8. Because
9. You Never Give Me Your Money
10. Sun King
11. Mean Mr Mustard
12. Polythene Pam
13. She Came In Through The Bathroom Window
14. Golden Slumbers
15. Carry That Weight
16. End Her Majesty


THE BEATLES - LET IT BE

Spoiler for TRACKLIST:
1. Two Of Us
2. Dig A Pony
3. Across The Universe
4. I Me Mine
5. Dig It
6. Let It Be
7. Maggie Mae
8. I've Got A Feeling
9. One After 909
10. Long And Winding Road
11. Get Back